Hukum KB untuk Pendidikan Anak

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Pertanyaan: Bolehkah kita ber-KB dengan tujuan memaksimalkan pendidikan anak?

Jawaban:

Pertama: KB dalam artian pembatasan kelahiran diharamkan dalam syari’at Islam, kecuali dalam keadaan darurat, seperti jika seorang wanita menderita suatu penyakit yang apabila ia hamil akan memperparah penyakitnya, sebagaimana telah difatwakan oleh para ulama besar Ahlus Sunnah wal Jama’ah di masa ini seperti Asy-Syaikh Ibnu Baz, Asy-Syaikh Ibnul’ Utsaimin dan para ulama lainnya rahimahumullah.

Hal itu karena Nabi shallallahu’alaihi wa sallam memerintahkan umatnya untuk memperbanyak keturunan dan tawakkal kepada Allah ta’ala dalam urusan rezeki. Adapun sekedar mengatur jarak kelahiran karena alasan darurat seperti karena si istri melahirkan dengan operasi sesar sehingga membutuhkan jarak kelahiran antara 2-3 tahun, maka dibolehkan insya Allah ta’ala.

Kedua: Alasan pendidikan anak dalam artian membiayai pendidikan mereka bukan termasuk alasan darurat. Melakukan KB karena alasan itu adalah bentuk prasangka buruk kepada Allah ta’ala, karena sesungguhnya Allah ta’ala Ar-Rozzaq, Maha Pemberi rezeki.

Ketiga: Adapun jika yang dimaksud pendidikan anak adalah kemampuan orang tua mendidik mereka maka ini juga bukan alasan yang dapat diterima karena dua sebab utama:

1. Masa depan adalah sesuatu yang ghaib.

2. Seseorang tidak tahu siapa anaknya yang mendapatkan hidayah oleh Allah ta’ala, apakah yang telah lahir dan telah dididik ataukah yang akan lahir berikutnya.

Maka hendaklah ia tawakkal kepada Allah ta’ala, menyandarkan urusannya kepada-Nya, dan janganlah mengikuti program KB dengan alasan itu, demikian yang dinasihatkan para ulama di Al-Lajnah Ad-Daimah yang diketuai oleh Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah [Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 19/301 no. 2114]

وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

Pos ini dipublikasikan di Faidah & Tanya Jawab Ringkas untuk Group BlackBerry, Tanya Jawab dan tag , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Hukum KB untuk Pendidikan Anak

  1. Abu Ammar berkata:

    Kalau dengan alasan, ingin memberi asi full selama dua tahun gimana ustadz?ana pernah baca tanya jawab dengan Syaikh Abdullah Al Marie beberapa tahun yg lalu, boleh jika dengan beberapa alasan dan salah satunya memberikan asi selama 2 tahun

  2. abu hisyam haspiady berkata:

    Assalaamu ‘alaikum ya ustadz, lama tidak ada posting artikel baru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s