[Tanya Jawab] Do’a dan Ibadah Tidak Diterima Karena Gambar Bernyawa di Rumah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Ayub Jambi أبو أيوب | Admin BBG AsSunnah : Pertanyaan Untuk Ust. Sofyan
“Ustadz ada yg mau saya tanyakan, apakah benar jika di rumah kita menyimpan benda2 spt boneka, patung, lukisan bergbr makhluk hidup itu maka ibadah kita tidak diterima dan doa kita jg tidak diijabah oleh Allah?  Demikian pertanyaan saya syukron.”
Jawaban: Memajang gambar bernyawa di rumah, baik berupa lukisan maupun patung, baik digambar dengan tangan maupun dengan alat (seperti foto dan video), menurut pendapat yang paling hati-hati dan paling kuat insya Allah ta’ala, termasuk dosa besar dan menghalangi masuknya malaikat rahmat ke rumah tersebut, berdasarkan hadits berikut,
عَنْ عَائِشَةَ ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا ، زَوْجِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهَا أَخْبَرَتْهُ أَنَّهَا اشْتَرَتْ نُمْرُقَةً فِيهَا تَصَاوِيرُ فَلَمَّا رَآهَا رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَامَ عَلَى الْبَابِ فَلَمْ يَدْخُلْ فَعَرَفَتْ فِي وَجْهِهِ الْكَرَاهِيَةَ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللهِ أَتُوبُ إِلَى اللهِ وَإِلَى رَسُولِهِ مَاذَا أَذْنَبْتُ قَالَ مَا بَالُ هَذِهِ النُّمْرُقَةِ فَقَالَتِ اشْتَرَيْتُهَا لِتَقْعُدَ عَلَيْهَا وَتَوَسَّدَهَا ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ أَصْحَابَ هَذِهِ الصُّوَرِ يُعَذَّبُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَيُقَالُ لَهُمْ أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ – وَقَالَ – إِنَّ الْبَيْتَ الَّذِي فِيهِ الصُّوَرُ لاَ تَدْخُلُهُ الْمَلاَئِكَةُ.
“Dari Aisyah radhiyallahu’anha, seorang istri Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, bahwasannya beliau mengabarkan kepada Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, bahwa beliau telah membeli bantal yang padanya terdapat gambar-gambar bernyawa, ketika Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam melihatnya, maka beliau hanya berdiri di pintu, tidak mau memasuki rumah. Aisyah pun mengetahui ketidaksukaan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam yang tergambar pada wajah beliau, Aisyah berkata, “Wahai Rasulullah, aku kembali kepada Allah dan Rasul-Nya, apakah dosaku?” Beliau bersabda, “Untuk apa bantal ini?” Aisyah menjawab, “Aku belikan untuk engkau duduk di atasnya dan bersandar padanya.” Maka Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya para pemilik gambar-gambar ini akan diazab pada hari kiamat dan dikatakan kepada mereka: Hidupkan yang telah kalian ciptakan.”
Dan Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya rumah yang terdapat padanya gambar-gambar bernyawa tidak akan dimasuki oleh malaikat.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]
Adapun apakah ibadah dan doa seseorang tidak akan diterima atau diijabah oleh Allah ta’ala karena adanya gambar bernyawa di rumahnya, maka tidak ada dalil khusus yang menerangkan hal itu, namun secara umum, perbuatan dosa dapat menghalangi atau memperlambat terkabulnya do’a, akan tetapi jika Allah ta’ala berkehendak mungkin saja do’a pelaku maksiat itu dikabulkan.
WaLlahu A’lam.
Pos ini dipublikasikan di Faidah & Tanya Jawab Ringkas untuk Group BlackBerry, Fiqh dan tag , , , , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke [Tanya Jawab] Do’a dan Ibadah Tidak Diterima Karena Gambar Bernyawa di Rumah

  1. Ping balik: Benarkah Do’a dan Ibadah Tidak Diterima Karena Ada Gambar Bernyawa di Rumah? | catatanmms

  2. Abu Khonsa' berkata:

    Jazakumullahu khoiron ustadz atas faedahnya. Salam kenal ana abu khonsa’ dari sidoarjo. Semoga Antum senantiasa diberi istiqomah oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Barakallahu liwalakum

  3. Ara berkata:

    lalu jika disebuah rumah tersebut ada 1 kamar yang bersih dari gambar,, apakah malaikat akan masuk ke kamar tersebut? hendak membersihkan rumah tersebut dari gambar dan patung tapi tak ada wewenang,, jadi kamar yang dipakainya untuk sholat dan berdzikir apakah malaikat akan masuk? trimaksh

  4. Afwan ustadz. walaupun sudah berusaha sekuat daya, rasanya sangat sulit untuk 100% menghilangkan gambar makhluk bernyawa. karena dijaman sekarang ini hampir disetiap bungkusan makanan, alat rumah tangga,obat nyamuk, buku-buku, koran , dll. selalu didapati gambar makluk bernyawa. Gimana ustad?
    Apakah dengan demikiann malaikat rahmat tidak pernah masuk ke dalam rumah yang demikian ?
    Mohon petunjuk antum.

    • nasihatonline berkata:

      BismiLlaah. Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah pernah menjelaskan bahwa gambar-gambar bernyawa yang ada dalam beberapa produk yang dibutuhkan manusia seperti sabun, sampo dan semisalnya, yang akan berakhir di tempat sampah, tidaklah gambar bernyawa yang terlarang masuk dalam rumah kita. Akan tetapi sebagai bentuk kehati-hatian hendaklah kita berusaha untuk segera meminimalisir keberadaan gambar-gambar tersebut. WaLlaahu A’lam.

      • 23061975 berkata:

        assalamu’alaikum wr.wb….ustadz.
        saya pernah berkunjung pada beberapa ustadz sekaligus ulama yg ada dibeberapa daerah, didalam rumahnya terpampang foto/gambar para ulama/syeh/habaib terdahulu. apakah itu juga dilarang?
        kemudian saya berlangganan majalah2 islami, tentunya bukan sedikit gbr & ayat2 alquran didalamnya. apakah setelah selesai dibaca majalah tersebut harus kita buang ditempat sampah? trima kasih, wassalamu’alaikum wr wb.

      • nasihatonline berkata:

        Wa’alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh,

        1. Ulama yang sebenarnya adalah yang mengikuti dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman Salaful Ummah, jika menyimpang darinya maka hakikatnya mereka bukan ulama, walaupun dianggap oleh manusia sebagai ulama.

        2. Ulama pun manusia biasa yang meungkin salah, bukan para Nabi dan Rasul yang ma’sum (terjaga dari dosa), maka jika mereka melakukan kesalahan janganlah diikuti, yang diikuti adalah kebenaran.

        3. Janganlah membaca majalah-majalah tersebut karena itu menunjukkan bahwa pengelola majalahnya tidak mengikuti syari’at Allah ta’ala secara hakiki, maka hendaklah kita berwaspada darinya, bacalah majalah-majalah yang bersih dari gambar-gambar bernyawa seperti An-Nashihah (terbit di Makassar), Asy-Syari’ah ( terbit di Jogya) dan lainnya yang mengikuti manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

        4. Tidak boleh membuang buku/majalah atau tulisan yang terdapat nama Allah ta’ala padanya di tempat sampah atau tempat-tempat yang dihinakan, tapi hendaklah dibakar agar bekasnya menghilang, seperti yang dilakukan sahabat Utsman bin ‘Affan radhiyaLlaahu’anhu ketika membakar mushaf-mushaf yang bacaannya berbeda-beda demi menyatukan umat.

        BaarokaLlaahu fiyk.

  5. Ping balik: Tips Menghilangkan Gambar Makhluk Bernyawa di Blog WordPress | Beranda Ummu Aisyah

  6. Ping balik: Apakah Do’a dan Ibadah Tidak Diterima karena Gambar Bernyawa di Rumah? « Jυrηαl Sαlαfiyυη

  7. Ping balik: Apakah Do’a dan Ibadah Tidak Diterima karena Gambar Bernyawa di Rumah? « Jυrηαl Sαlαfiyυη

  8. Ping balik: [Tanya Jawab] Do’a dan Ibadah Tidak Diterima Karena Gambar Bernyawa di Rumah « Aboe Shafijjah Beladjar

  9. padli berkata:

    Alhamdulillah…. Terima Kasih atas adanya web ini. Saya bisa sedikit belajar banyak….
    Saya Sempat terharu…..
    Alhamdulillah…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s